Konsep ESG (environment, social, and governance) menjadi topik utama dan pusat perhatian global dalam beberapa tahun terakhir. Konsep ini pada dasarnya mengintegrasikan praktik bisnis secara berkelanjutan dan juga turut berperan dalam aspek-aspek nonkeuangan, yaitu lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.
Implementasi ESG kini menjadi tren dalam berbagai praktik bisnis seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan dan sosial yang tengah terjadi. Kesadaran tersebut mendorong ESG menjadi salah satu faktor penting yang dipertimbangkan oleh investor dalam pengambilan keputusan investasi, khususnya oleh investor asing.
Di mata investor asing, terutama negara-negara maju seperti Eropa dan Amerika, ESG adalah salah satu kriteria utama yang digunakan dalam memutuskan investasi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain:
Konsep ESG memegang peran penting dalam keberlanjutan perusahaan. Perusahaan yang menerapkan praktik sosial yang lebih baik akan terhindar dari permasalahan seperti skandal ketenagakerjaan yang dapat merusak reputasi. Reputasi yang terjaga dinilai dapat melindungi nilai investasi dalam jangka panjang.
Perusahaan yang menerapkan ESG dalam tata kelola perusahaannya cenderung lebih etis, bertanggung jawab, inovatif, dan dapat menarik talenta-talenta potensial. Hal ini akan menghasilkan nilai perusahaan yang tinggi dan dapat menguntungkan bagi investor
Konsep ESG telah diadopsi sebagai regulasi terkait investasi berkelanjutan di berbagai negara maju, sehingga perusahaan-perusahaan dari negara tersebut cenderung mencari perusahaan yang menerapkan prinsip serupa serta memiliki skor ESG tinggi untuk dijadikan tujuan investasi.
Investasi oleh investor asing biasa dikenal dengan Foreign Direct Investment (FDI) atau di Indonesia biasa disebut Penanaman Modal Asing (PMA). FDI, terutama di Indonesia, dapat membuka berbagai peluang seperti penambahan lapangan kerja, transfer ilmu teknologi dan pengetahuan, serta turut meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Dalam upaya untuk menarik berbagai peluang FDI di Indonesia, penting untuk memahami konsep ESG dan mengaplikasikannya pada tata kelola perusahaan di Indonesia. Investasi berbasis ESG tidak hanya tren, melainkan sudah menjadi aspek fundamental bagi investor untuk menilai sebuah perusahaan. ESG menjadi indikator bahwa sebuah perusahaan dapat bertahan terhadap risiko masa depan, memiliki pandangan jangka panjang, dan dapat dikelola secara berkelanjutan.
Penulis : Pangripta Rahma
Sumber :
https://jurnal.mediaakademik.com/
https://www.maybanktrade.co.id/
https://investor.id/