Tol Siap Sambut Pemudik 2026: Perbaikan Dipercepat dan 4 Ruas Baru Dibuka Fungsional

星期五, 13 三月 2026

Menjelang periode mudik Lebaran Tahun 2026, pemerintah bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran arus mudik. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mempercepat perbaikan dan pemeliharaan jalan tol, agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sebelum 13 Maret 2026. 

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa percepatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tol dalam keadaan optimal ketika volume kendaraan mulai meningkat menjelang hari raya Idul Fitri 1447 H, serta tidak ada lagi pekerjaan konstruksi yang dapat mengganggu lalu lintas. 

Sejumlah ruas tol dengan tingkat lalu lintas tinggi menjadi prioritas dalam proses perbaikan tersebut, di antaranya Tol Jakarta–Cikampek (Japek), Tol Jakarta–Tangerang, dan Tol Cipularang. Selain itu, pemeliharaan jalan tol juga dilakukan pada Tol Dalam Kota Jakarta dan Jakarta Outer Ring Road (JORR). Bentuk pekerjaan yang dilakukan meliputi perbaikan struktur beton jalan serta pekerjaan scrapping, filling, dan overlay (SFO) untuk memperbaiki lapisan permukaan aspal yang mengalami kerusakan. 

Perbaikan ini tetap dilakukan meskipun lalu lintas cukup padat dan tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir. Seluruh langkah tersebut dilakukan agar perjalanan masyarakat selama periode mudik dapat berlangsung lebih aman dan lancar, terutama karena diproyeksikan sekitar 3,5 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek melalui jaringan jalan tol selama masa libur Lebaran Tahun 2026.

Selain mempercepat perbaikan jalan tol yang sudah beroperasi, pemerintah juga menyiapkan strategi lain untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, yaitu dengan membuka beberapa ruas tol secara fungsional atau sementara. Tol fungsional merupakan ruas tol yang sebenarnya belum beroperasi penuh, tetapi dapat digunakan sementara oleh masyarakat selama periode mudik dan arus balik dengan aturan tertentu, seperti pembatasan jenis kendaraan atau jam operasional. 

Secara nasional, pemerintah menyiapkan sekitar 10 ruas tol fungsional dengan total panjang sekitar 291 km yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan. Khusus pada jaringan Tol Trans-Jawa, terdapat 4 ruas tol yang akan dibuka secara fungsional. 

Ruas pertama adalah Tol Solo–Yogyakarta–NYIA ruas Yogyakarta–Purwomartani dengan panjang sekitar 11,48 km, yang direncanakan beroperasi pada 16–29 Maret 2026 pukul 06.00–18.00 WIB dan diperuntukkan bagi kendaraan golongan I. Pengoperasian ruas ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di kawasan Prambanan yang sering menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari arah Yogyakarta dan Solo. 

Ruas kedua adalah Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ambarawa–Bawen dengan panjang sekitar 4,85–4,98 km, yang menghubungkan jalur tol dengan jaringan jalan arteri di wilayah Ambarawa. Ruas ketiga adalah Tol Jakarta–Cikampek II Selatan ruas Sadang–Kutanegara–Setu dengan panjang sekitar 54,75 km, yang menjadi jalur alternatif bagi kendaraan dari Purwakarta dan Karawang menuju Bekasi tanpa harus melewati ruas utama Tol Jakarta–Cikampek yang sangat padat saat mudik. 

Sementara itu, ruas keempat adalah Tol Probolinggo–Banyuwangi ruas Probolinggo–Situbondo sepanjang sekitar 49,68 km, yang merupakan bagian dari pengembangan jaringan jalan Tol Trans-Jawa hingga wilayah timur Pulau Jawa. Jalur tol ini diharapkan dapat mempercepat perjalanan menuju Situbondo dan Banyuwangi, serta mengurangi kepadatan di jalur Pantura.

Dengan memastikan kondisi jalan tol berfungsi optimal, menambah alternatif rute perjalanan melalui tol fungsional, diharapkan arus mudik Lebaran tahun 2026 dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan efisien bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan darat, terutama di jaringan Tol Trans-Jawa.

 

Penulis : Ratih Putri Salsabila

Sumber : 

https://www.suara.com/

https://jakartaglobe.id/

https://katadata.co.id/

https://kumparan.com/

https://prfmnews.pikiran-rakyat.com/

返回博客
©INFRAMAP - KNIGHTFRANK 2026