Hunian Masa Kini: Mengapa Properti Berkelanjutan Jadi Pilihan?

星期五, 23 一月 2026

Belakangan ini, istilah properti berkelanjutan semakin sering muncul, terutama di tengah meningkatnya isu perubahan iklim dan lingkungan. Tapi sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan properti berkelanjutan?

Secara sederhana, properti berkelanjutan adalah hunian atau bangunan yang dirancang agar lebih ramah lingkungan, hemat energi, dan nyaman untuk ditinggali dalam jangka panjang. Konsep ini tidak hanya memikirkan keuntungan ekonomi, tetapi juga dampaknya terhadap lingkungan hidup dan kualitas hidup penghuninya.

Di Indonesia, sektor properti juga ikut berperan dalam mendukung target Nationally Determined Contribution (NDC), yaitu komitmen nasional untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan beradaptasi terhadap perubahan iklim. Komitmen ini merupakan bagian dari kesepakatan global melalui Paris Agreement, yang diikuti oleh hampir 200 negara di dunia untuk menahan laju pemanasan global.

Menurut Copernicus Climate Change Service (C3S), rata-rata suhu permukaan bumi meningkat lebih dari 1,5 derajat celcius dibandingkan era pra-industri. Kenaikan suhu ini berdampak pada meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem, gelombang panas, banjir, serta kenaikan muka air laut. Jika tidak diantisipasi, dampak tersebut akan berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

Salah satu ciri utama properti berkelanjutan adalah pemilihan material bangunan yang ramah lingkungan. Material ini biasanya lebih tahan lama, dapat didaur ulang, dan proses produksinya tidak terlalu merusak alam. Contohnya penggunaan kayu bersertifikat, bata ramah lingkungan, cat rendah bahan kimia, hingga pemanfaatan material lokal. 

Properti berkelanjutan juga identik dengan hemat energi. Bangunan dirancang agar dapat memanfaatkan cahaya matahari dan sirkulasi udara secara maksimal, sehingga penggunaan listrik bisa ditekan. Pemasangan jendela besar, ventilasi yang baik, lampu hemat energi, serta penggunaan panel surya menjadi contoh penerapan efisiensi energi. 

Meski terdengar ideal, penerapan properti berkelanjutan masih menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah anggapan bahwa biaya awal pembangunan lebih mahal dibandingkan properti konvensional. Selain itu, masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat jangka panjang dari konsep ini. Padahal, jika dilihat dari sisi penggunaan energi, biaya perawatan, dan nilai properti, hunian berkelanjutan justru lebih menguntungkan dalam jangka panjang.

Dengan meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan hidup dan komitmen global terhadap pembangunan rendah karbon, properti berkelanjutan diprediksi akan menjadi standar baru dalam industri properti. Bukan sekadar tren, konsep ini merupakan bagian dari transformasi menuju masa depan lingkungan hidup yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

 

Penulis: Farah Septiawardahni

Sumber:

https://kfmap.asia/blog/investasi-dan-inovasi-kunci-masa-depan-properti-yang-berkelanjutan/3835

https://kfmap.asia/blog/membangun-masa-depan-berkelanjutan-peran-green-building-dalam-sektor-properti/3890

https://caballospalmali.com/

https://anyaman.id/

返回博客
©INFRAMAP - KNIGHTFRANK 2026